|
| |
 Main Menu
 Berita Lama
 Languages
Pilih bahasa pengantar:
 Gallery
|
|
| |
|
Selamat Datang di Yayasan Kanaivasu
|
Yayasan Kanaivasu berdiri sejak 3 Februari 2005, berasal dari sekelompok staff sebuah LSM Internasional yang memutuskan untuk mandiri agar mampu berdedikasi total kepada masyarakat dan misi kemanusiaan yang disandangnya.
Orang-orang yang bergabung dalam Kanaivasu ini telah mulai berkarya sejak Peristiwa Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002. Mereka bergerak dalam bidang kesehatan jiwa, dan dalam kurun waktu dua tahun hingga terbentuknya yayasan ini, mereka telah menunjukkan sikap profesionalitas dan berkomitmen penuh dalam mendampingi para korban, keluarga korban dan masyarakat, khususnya di Bali. |
| |
|
KANAIVASU NEWS, BANDA ACEH. “Kalau saja orang Indonesia bisa memetakan mana sampah organik dan mana sampah nonorganik, tentu itu akan lebih baik. Sebab apa? sampah organik bisa diolah menjadi bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik atau pupuk kompos. Hal tersebut tentu akan bernilai ekonomis.“ Setidaknya itulah sekelumit kalimat yang diucapkan drh. Siska Marlina, Fasilitator Kanaivasu saat memberikan Training Hygiene tentang sampah kepada puluhan korban tsunami yang bertempat tinggal di kompleks perumahan Neuheun, Aceh Besar, Kamis (15/11).
Dikirim oleh:kanaivasu pada 22 Nov 2007 - 12:55 PM 4798 Dibaca
KANAIVASU NEWS, BANDA ACEH. Di era digital ini informasi bukanlah sesuatu yang susah untuk diakses. Anda ingin tahu kabar presiden Bush, atau kabar tentang presiden Ahmadinejad. 2 orang public figur yang selalu bertikai di media, tinggal pergi ke warnet (warung internet) kemudian klik om Google, hanya dalam hitungan detik, info tentang mereka sudah anda dapatkan. Lalu bagaimana dengan mereka-mereka yang tinggal di barak-barak pengungsian, akibat bencana atau musibah yang pernah melanda mereka. Sebut saja saudara kita yang mengungsi akibat tsunami 2004, 3 tahun lalu. Hingga kini beberapa diantara mereka masih tinggal di Barak Lhong Raya atau di Neuheun. Bagaimanakah mereka mengakses informasi ?
Dikirim oleh:kanaivasu pada 14 Nov 2007 - 06:20 AM 2170 Dibaca
KANAIVASU NEWS, BANDA ACEH. Sepuluh pasang ibu berbaris rapi, mata terpejam, mereka saling berhadapan. Seorang staf Kanaivasu berjalan ditengah barisan mereka. Ada yang disalami dengan digaruk, ada yang disalami saja tanpa digaruk. Ibu-ibu yang disalami dengan digaruk, besar kemungkinan tertular HIV. Mereka yang disalami saja, berarti tidak terjangkit. Simulasi penularan virus HIV itu diperagakan warga Neuheun kabupaten Aceh Besar dalam training kesehatan yang diselenggarakan yayasan Kanaivasu, kamis (25/10) lalu. Kegiatan training ini memudahkan warga memahami bahaya virus HIV.
Dikirim oleh:kanaivasu pada 02 Nov 2007 - 02:15 AM 2899 Dibaca
KANAIVASU NEWS, BANDA ACEH. Herpes, Syphilis, Gonore, adalah deretan penyakit menular seksual yang kerap kali menyerang manusia. Siapa saja bisa tertular, tak terkecuali mereka yang sudah dewasa, jabang bayi-pun tak luput dari bahaya penyakit ini. Tapi akan lebih baik mencegah daripada mengobati.
Dikirim oleh:kanaivasu pada 31 Okt 2007 - 03:00 AM 3473 Dibaca
KANAIVASU NEWS, BANDA ACEH. Puluhan anak berkumpul di balai warga Neuheun, Selasa (23/10) kemarin. Mereka terbagi dalam kelompok-kelompok kecil. Satu kelompok membuat gambar, sedang yang lainnya membuat gantungan kunci. Ditengah kerumunan anak-anak itu, hadir juga ibu-ibu yang turut serta mendampingi anak-anak mereka. Beberapa staf Kanaivasu, tampak sibuk mengajari anak-anak membuat gantungan kunci. Sementara yang lainnya mengawasi mereka menggambar. Kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan diantara korban tsunami, apalagi mereka berasal dari daerah yang berbeda.
Dikirim oleh:kanaivasu pada 29 Okt 2007 - 01:29 PM 2462 Dibaca
|
|
|
|